BREAKING

Senin, 06 Januari 2014

Sebuah Perenungan Awal Tentang Manusia



Sebuah Perenungan Awal Tentang Manusia
Oleh : Fauzan Anwar
Dibanding makhluk lain, manusia merupakan makhluk yang sadar mempertanyakan keberadaan dirinya dan alam sekitarnya. Sejak kecil bakat filosofis manusia muncul begitu saja. Secara spontan dan tanpa berpikir masak-masak, seorang anak akan mempertanyakan segala sesuatu mengenai dirinya, dari mana asalnya dan akan ke mana arah hidupnya. Keberadaan dirinya sebagai hayawân al-nâthiq (hewan yang berpikir) telah menjadikan dirinya sebagai subjek berpikir dan sekaligus objek yang dipikirkan fi`il, fa`il dan maf'ul bih.
Kemampuan berpikirnya telah menjadikan dirinya sebagai makhluk yang selalu bertanya, bahkan mempertanyakan dirinya sendiri, keberadaannya dan dunia sekelilingnya. Dulu, orang-orang arif dan para ahli hikmah dalam memberi nasehat, biasanya berpegang pada ungkapan, “kenalilah dirimu!.”
Nasehat demikian itu sama artinya dengan mengajukan pertanyaan, “siapakah sesungguhnya engkau itu?”. Jawaban dari pertanyaan tersebut memang telah banyak diberikan, namun tetap saja selubung misteri di seputar manusia masih belum dapat diungkap sepenuhnya. Lain halnya dengan pencapaian pengetahuan manusia tentang dunia di luar dirinya (makrokosmos), pencapaian pengetahuan manusia tentang dirinya sendiri (mikrokosmos) justeru masih banyak menyisakan persoalan yang belum bisa dijawab. 
Pencapaiannya pun tidak berbanding lurus dengan pencapaian pengetahuan manusia tentang alam semesta yang mengalami banyak kemajuan. Menurut C.A. Van Peursen, eksistensi manusia tetap merupakan teka-teki yang tidak pernah dapat dipecahkan sampai tuntas. Jadi refleksikan hidup anda karena hidup yang tidak direfleksikan adalah hidup yang tak pantas dijalani ( socrates )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2009 Piush
    Twitter Facebook Google Plus Vimeo Videosmall Flickr YouTube