Kamis, 30 Mei 2013

LATIHAN KADER HMI KOMFISIP

LATIHAN KADER HMI KOMFISIP
Oleh Dani Ramdhany
HMI Komisariat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik telah mengadakan kegiatan Latihan Kader I (LK-I) Gelombang II pada hari Kamis-Minggu (23-26/5/2013) di Villa Ira, Bogor.
Kegiatan tersebut merupakan upaya perkaderan yang diikuti  lebih dari 50 peserta. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut selain mahasiswa Fisip sebagai tuan rumah, juga diikuti oleh beberapa  mahasiswa lainnya yang terdiri dari berbagai Fakultas, seperti, Ushuluddin, Syariah, Dakwah,   Dirasat Islamiyah dan STT Ganesa.
Mengenai latihan kader, di dalam AD/ART HMI tercantum bahwa HMI berfungsi sebagai organisasi kader. jadi, LK merupakan suatu proses kaderisasi yang bersifat formal-konstitusional. di dalamnya,  ada lima materi wajib, yaitu : sejarah HMI, konstitusi, mission HMI dan nilai-nilai dasar perjuangan (NDP). Di samping itu juga ada beberapa materi tambahan seperti filsafat ilmu (epistemologi), management organisasi dan kepemimpinan (MOK), tekhnik persidangan dan management aksi.
Ali Wafa sebagai Ketua Umum mengatakan bahwa “kegiatan ini merupakan  kewajiban yang harus ditunaikan dan dilestarikan, terlebih saya sebagai pengurus percaya betul bahwa Latihan Kader merupakan wujud kongkrit dari proses kaderisasi di HMI.”
Kemudian, disamping sebagai ajang pelatihan yang bersifat formal, LK merupakan suatu wadah dimana para kader bisa kumpul, sharing, berdiskusi, dan ngopi-ngopi bareng dalam rangka  mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan.
Dwi Haryanto sebagai pemateri tekhnik persidangan mengatakan “ saya bahagia sekali melihat HMI Komfisip bisa mengadakan kegiatan ini apalagi peserta yang mengikutinya cukup banyak dan begitu sangat potensial”. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai wadah untuk bertatap muka dan bersilaturrahmi antara peserta, kader, Kahmi (senior) dan anggota komisariat lainnya.
Meskipun terlambat karena datang pada Jum`at sore, Fajar masuk ke forum pelatihan sebagai salah satu peserta yang berasal dari fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Ia pun terlihat begitu aktif dan antusias dalam mengikuti pelatihan ini. Kemudian Ia terpilih sebagai salah satu presidium sidang pada saat simulasi tekhnik persidangan.
Ia mengatakan “di sini saya bisa berkenalan dengan teman baru, mendapatkan pengetahuan yang sebelumnya belum saya temui dan ada banyak sesuatu yang unik dan menarik di dalam pelatihan ini” ujarnya.  [RD]

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More