BREAKING

Kamis, 16 Januari 2014

DIALOG PENGANTAR MISTISISME PART I

DIALOG PENGANTAR MISTISISME PART I
Bersama Papi Udin
MYSTICISM --> WAHDATUL WUJUD

1. Apakah sama Panteisme dengan Wahdatul Wujud?

Sepintas seolah sama, perbedaannya adalah:
Panteisme = "Segalanya adalah Tuhan" (Tuhan bisa jadi banyak)
Wahdatul Wujud = "Tuhan adalah segalanya" (Segalanya manifestasi)

2. Bagaimana analogi "yang banyak berasal" dikatakan berasal dari "yang tunggal"?

Dalam analogi Zen Budha, sebuah ombak kecil bertanya pada ombak besar, "Kapan aku bisa sepertimu?" Yang besar menjawab, "Jangan dipikirkan. Kita hanya berbeda bentuk, tapi pada hakikatny kita sama. Kita adalah air laut"

3. Bagaimana gambaran penjelasannya?

Seperti digambar, ibarat sebuah lingkaran besar (Tuhan) ia menjadi sumber yang melingkupi titik-titik (ciptaan-ciptaan) yang ada di dalamnya. Tuhan lingkaran yang nyata dan "sederhana", pun titik-titik yang di dalamnya juga nyata.

4. Kenapa Tuhan yang justeru sebagai sumber dikatakan "sederhana", sementara ciptaannya lebih kompleks?

Sederhana berarti tidak terdiri dari bagian-bagian. Jika sesuatu tersusun dari bagian-bagian maka di dalamnya psti terjadi kesalingbergantungan satu dengan yang lain (dependent). Tapi jika dia sederhana dia tidak bergantung (independen).

5. Kalau begitu apakah ada suatu "sederhana" lain yang selain Tuhan?

Tidak ada. Dia satu-satunya yang sederhana, di mana ciptaan-ciptaan bergantung padanya sehingga mereka bisa "eksis" dan juga bisa "tidak eksis"

6. Pada kondisi apa ciptaan itu disebut "eksis" dan "tidak eksis"?

Dikatakan "eksis" jika ada keterhubungan dengan Tuhan sebagai sumbernya. Dikatakan "tidak eksis" jika tidak ada hubungan. Ibarat cahaya matahari dengan matahari sebagai sumbernya. Jika tidak ada hubungan dengan matahari maka tidak bisa disebut cahaya matahari.

by. Papi Udin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2009 Piush
    Twitter Facebook Google Plus Vimeo Videosmall Flickr YouTube